Oleh: Ridhazia
KedaiKOPI merilis hasil survei ternyata 87,7% publik Indonesia mendukung Presiden RI kedua Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.Hanya 15,7% yang tidak mendukung dan 3,6% tidak tahu .
Survei dilaksanakan dengan metode CASI (Computer Assisted Self Interviewing) pada 5-7 November 2025 itu melibatkan 1.213 responden.
Koq bisa?
Penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu mendapat dukungan besar dari publik, karena dianggap berhasil menjaga kelangsungan pembangunan negara setelah terpuruk selama era Orde Lama.
Salah satu keberhasilan yang menonjol antara lain swasembada pangan, stabilitas politik, dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau rakyat.
Padahal pada saat peralihan kekuasaan dari Presiden Soekarno keadaan negara nyaris bangkrut. Bahkan mendekati keruntuhan.
Pada puncak krisis tahun 1965, inflasi di Indonesia menyentuh angka sekitar 594% yang membuat nilai mata uang rupiah jatuh drastis dan daya beli anjlok.
Serangan 1 Maret 1949
Serangan Umum 1 Maret 1949 dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto menjadi jasa yang dipertimbangkan.
Perwira menengah itu sebagai pemimpin lapangan di sektor barat, dengan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai pemimpin tertinggi yang memerintahkan serangan tersebut.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis dan kolumnis, pemerhati psikologi dan komunikasi sosial politik, bermukim di Bandung, Jawa Barat.





































Comments